Nasi Campur Men Weti

Anda yang pernah ke Bali mungkin saja pernah mencoba atau paling tidak merasakan nasi campur khas Bali yang cukup legendaris, Nasi Campur Wen Weti. Nasi campur ini berada di kawasan Sanur, dimana dulu ketika Pantai Kuta belum seterkenal sepreti sekarang ini, Pantai Sanur menjadi lokasi ideal untuk menikmati matahari terbit. Dan secara otomatis, Nasi Campur Men Weti kerap menjadi sasaran para pelancong untuk bersantap.
Meski bangunannya begitu sederhana, namun jangan dikira warung makan khas Bali ini lengang dari incaran pengunjung. Antrian panjang kerap terjadi di warung makan ini yang menunjukkan bahwa warung makan ini telah kesohor. Ukurannya yang kceil rupanya tak jadi penghalang orang-orang yang berjejal di tempat makan ini. Nasi Camur Men Weti dilengkapi dengan lauknya yang beragam, dari jukut urap, suwir ayam, ikan tuna pedas ditambah kerupuk kulit ayam.
Jika pesanan nasi campur sudah datang maka nasi tersebut seperti  dikelilingi oleh aneka lauk-pauk semisal ayam betutu, ayam kampung yang empuk dan gurih. Belum cukup sampai disitu saja, Ayam goreng berwarna cokelat keemasan dan ikan pindang awan, ikan laut direbus kemudian digoreng kembali kemudian dicampur bumbu pedas. Kuah dari ikan pindang ini terkenal di Bali sebagai salah satu bahan utama rujak kuah pindang.
Rasanya yang pedas disebabkan oleh sambal matah khas Bali. Sambal ini dibuat dari cabe yang dipotong kecil dicampur dengan garam kemudian digoreng dengan minyak kelapa. Yang menjadi ciri khas utamanya ialah kulit ayam yang renyah dan menjadi favorit pengunjung. Rasanya kriuk renyah menambah sensasi lezat dan ramai di lidah saat dikunyah. Mahal? Ternyata tidak, cukup mengluarkan uang Rp 15.000 Anda pun sudah bisa menyantap nasi campur ini.
sumber : http://bali.panduanwisata.id/restaurants/sedapnya-nasi-campur-men-weti/