Desa Trunyan

Ada sebuah tradisi unik yang ada di Desa Trunyan, yaitu meletakkan jenazah di atas pada alam terbuka, tradisi ini masih dilakukan secara turun-temurun sampai sekarang ini. Jika kebetulan anda wisata ke Pulau Dewata, anda perlu mengunjungi tempat ini, karena memiliki daya tarik paling berbeda, sehingga pada akhirnya menjadi objek wisata di Balipaling unik, dan kegiatan tour di Bali mendapatkan pengalaman menarik.
Karena keunikannya tersebut Desa Trunyan banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik. Terletak sekitar 65 km dari Denpasar atau sekitar 2.5 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor, tour di Bali mengagendakan desa Trunyan sebagai tujuan wisata utama, maka anda bisa memilih paket tour dari travel agent atau bisa sewa mobil di Bali berikutnya sewa perahu dari dermaga desa Kedisan ataupun Toya Bungkah untuk menuju objek wisata desa Trunyan.

Desa Trunyan dan desa Bali Aga

Sejumlah pedesaan dikatakan sebagai desa Bali Aga, karena merupakan penduduk asli penghuni dataran Bali, sedangkan kebanyakan lainnya adalah pendatang dari Jawa pada jaman kerajaan Majapahit. Warga dari penduduk asli tersebut adalah masyarakat desa Trunyan. Memiliki sejumlah keunikan tradisi dan alamnya masih asri, itulah sebabnya dimasukkan dalam daftar objek wisata di Bali dan menjadi agenda tour berikutnya.
Bali Aga disebut dengan penduduk  pegunungan, mereka menempati dataran tersebut tidak terpengaruh adanya pengaruh luar terutama dalam kebiasaan adat ataupun tradisi. Desa Trunyan salah satunya, berada di wilayah Kecamatan Kintamani, Bangli. Untuk menuju lokasi kita harus melewati objek wisata Penelokan atau lazim dikenal dengan nama objek wisata Kinamani, dari Peneolakan turun menuju ke dermaga di Danau Batur. Agar lebih mudah menuju tempat ini kami rekomendasikan memakai jasa sewa mobil di Baliplus supir wisatanya.

 

 Asal usul Desa Trunyan
Desa Terunyan berasal dari 2 kata yaitu Taru & Menyan artinya kayu dan wangi jadi desa terunyan diambil dari nama pohon yang tumbuh disekitar desa, tumbuhan tersebut mengeluarkan bau wangi, mungkin ini penyebab atau sebagai penetralisir sehingga jenazah yang dibiarkan diruang terbuka tidak mengeluarkan bau. Menurut cerita rakyat, Konon, ada sebuah pohon Taru Menyan menebarkan bau sangat harum sehingga mendorong Ratu Gede Pancering jagat mendatangi sumber bau, kemudian beliau bertemu dengan Ida Ratu Ayu Dalem Pingit di sekitar pohon cemara landung.
Disanalah kemudian mereka melaksanakan upacara perkawinan dan disaksikan oleh penduduk sekitar desa hutan landung  pada saat itu sedang berburu. Sebelum meresmikan pernikahan, Ratu Gede mengajak orang desa cemara landung untuk mendirikan sebuah desa bernama taru menyan, lama kelamaan menjadi Trunyan. Memiliki latar belakang serta tradisi berbeda, menjadikanya sebuah desa Bali Aga yang populer dan sebagai tujuan wisata unik di Bali.

Akses menuju desa Trunyan

Jaraknya sekitar 3 km menuruni jalanan berliku untuk bisa  sampai dermaga di desa Kedisan ataupun dermaga Toya Bungkah disini sudah tersedia perahu bermotor yang bisa anda sewa, tukang perahu siap membawa anda menyeberangi Danau Batur untuk  menuju Desa Trunyan, butuh waktu sekitar 20 menit menuju lokasi. Karena ini adalah satu-satunya alat transportasi yang ada untuk menuju ke lokasi, karena akses lewat jalan darat ke Desa Trunyan sangat sulit karena dikelilingi oleh perbukitan di tepi danau Batur.
Memang untuk menuju Desa Trunyan anda harus menyebrang dari dermaga di desa Kedisan, dengan menggunakan perahu motor tradisional model kapalnya berbeda jauh dengan kapal cepat fast boat ke Gili yang sudah modern. Namun jamin perjalanan wisata anda akan menyenangkan, sambil menikmati lembah-lembah bukit dengan kondisi hutan tropis yang lebat, menjadi pengalaman petualangan menyenangkan. Jadikanlah desa Trunyan sebagai destinasi wisata berikutnya, jika mau datang sendiri ke lokasi, pastikan anda melakukan penawaran tiket perahu serta pastikan fasilitas apa yang akan didaptakan.
Jika anda pecinta alam dan wisata budaya dan ingin menikmati sebuah budaya dan tradisi unik di Bali, maka agendakan tour anda menuju ke objek wisata desa Trunyan. Kalau perjalanan dari arah Kuta atau bandara anda bisa merangkai perjalanan tour di Bali anda ke Batubulan tempat pengarajin patung dari batu padas dan pementasan tari Barong, desa Mas, Goa Gajah, Kintamani dan baru beranjak turun ke tepi Danau Batur., karena sejumlah objek wisata di Bali tersebut berada dalam satu arah perjalanan tour.

 

Pemakaman jenazah di desa Trunyan

  • Meletakkan jenazah diatas tanah di bawah pohon taru Menyan di alam terbuka atau dikenal dengan istilah” mepasah”. Pemakaman dengan cara mepasah dilakukan jika  waktu meninggal telah berumah tangga, masih bujangan dan anak kecil dimana gigi susunya telah tanggal.
  • Dikubur / dikebumikan, dilakukan jika setelah meninggal cacat tubuhnya, atau pada saat mati terdapat luka serta belum sembuh seperti misalnya terjadi pada tubuh penderita penyakit cacar, lepra dan lainnya. Meninggal secara tidak wajar seperti dibunuh atau bunuh diri juga dikubur. Anak kecil yang gigi susunya belum tanggal.
Sedikit tips memilih perahu untuk wisata ke desa Trunyan:
  • Saat berencana sewa perahu untuk menyeberang ke objek wisata desa Trunyan pastikan bahwa wahananya bermotor bukan sampan. karena perjalanan dengan kapal bermotor tentunya  lebih cepat sekitar 20 menit, tapi kalau ingin sensasi tour di Bali dengan pengalaman berbeda dengan perahu sampan juga tidak kalah menariknya.
  • Lakukan tawar menawar, pastikan harga tperahu menuju desa Trunyan tersebut sudah termasuk biaya pulang pergi, dan tidak hanya sampai di desanya saja tapi sudah sampai dermaga dekat tempat pemakaman. Kalau bisa agar bisa ditemani sekalihus sebagai guide sampai lokasi pemakaman.
  • Jika saat melakukan reservasi online ataupun memesan langsung saat tiba, seperti saat wisata ke desa Penelokan/ Kintamani ditawari oleh pemandu setempat, pastikan berangkat dari dermaga Kedisan atau Toya Bungkah, karena ada satu dermaga lagi selain desa Kedisan, tempatnya lebih dekat dengan desa Trunyan, tapi melalui medan darat yang sulit dan tidak terlalu bagus untuk dilalui dengan mobil.
Kami akan selalu mengupdate berbagai informasi tentang onjek wisata yang ada di pulau Dewata, sehinnga memudahkan anda dalam memilih tujuan tour di Bali, apakah dengan datang sendiri pakai jasa sewa mobil ataupun menggunakan jasa agen perjalanan.